Archive for November, 2007

jakarta. sosial. ekonomi. aku apa?

Friday, November 23rd, 2007

di sebuah kolong jembatan yang rentan kecelakaan itu…

aku, laki-laki, 3 tahun.

rasanya sudah sejak lahir aku hidup sebebas ini, mencari sepeser uang untuk ibuku makan. padahal, di belahan dunia lain, mungkin aku harusnya didandani dengan necis oleh ibuku dan dicubit gemas oleh semua orang yang melihatku. sayangnya aku tidak begitu.

tapi aku tidak perduli buktinya toh aku senang-senang saja, tidak beralaskan kaki di aspal panas sambil menenteng plastik bekas bungkus permen kopi dan menadahkannya tepat di jendela mobil yang sedang antri walaupun memang sampai saat ini blm pernah sampai. tinggiku saja masih separuh pintu mobil. itupun yang kecil, yang orang-orang bilang "sedan".

terkadang aku sedih. diujung sana aku lihat kakak-kakak itu sedang berlomba-lomba mencari bekal hidupnya yang belum tentu akan lebih bahagia dari aku nantinya. perlombaan cukup sengit memang.

Ibu, kapan ya aku bisa seperti mereka? bercanda gurau dengan teman-temannya, tidak seperti aku yang lari-larian sendirian di lantai abu-abu ini.

Ibu, itu apa? kotak kecil yang bisa dilipat yang sepertinya mereka serius sekali kalo sudah melihatnya? terkadang aku melihat jari-jarinya seperti bermain diatasnya?

Ibu, bagaimana ya rasanya naik di kendaraan itu? yang akupun tidak lebih tinggi dari pegangan pintunya

Tuhan, apakah aku bisa seperti mereka? kalaupun aku tidak, aku bersyukur, karna tanpa aku mungkin mereka terlalu takabur akan hidupnya. dan aku bangga karenanya.

Tuhan, terimalah rasa syukur dan terimakasih dari hambamu ini yang nyaris tak pernah mensyukuri segala nikmatMu..

SAYA RASA SAYA SUDAH BENAR2 GILA

Sunday, November 4th, 2007

SAYA RASA SAYA SUDAH BENAR-BENAR GILA.

masih merancu.

pekerjaan mulai tidak terorganisir. aktivitas mulai tidak terealisasi. ntah saya yang malas, otak saya yang lemot, atau situasi? salahkan saja situasi. situasi tidak pernah salah. kamu yang salah. kamu itu ya saya dan anda. manusia memang tidak tau diri.

menanti 2008.

apakah 1 milestone kehidupan saya akan terlewati nantinya? masih meragu. benar-benar ragu. tidak menjamin. apa yang bisa dijamin?

sadar bahwa berkata jangan takut ke orang lain jauh lebih mudah dibanding diucapkan ke diri sendiri. dan berkata saya gila jauh lebih mudah daripada anda gila. sekali lagi. manusia memang aneh. dan saya bangga jadi aneh. karna saya manusia. see? saya rasa saya memang sudah gila.